Koq seperti ada kekosongan

Rabu, 30 Juni 2010

Sudah hampir 6 tahun hidup di tanah perantauan,sudah banyak suka duka yang aku alami saat memulai menapakkan kaki pertama kali disini hingga Alhamdulillah sampai sekarang ini yang bisa dibilang ekonomi dalam batas aman dan cukup.Namun koq hati ini seperti ada kekosongan masih ada yang kurang,aku sendiri juga bingung apa yang menyebabkan perasaanku menjadi begini.Memang sich saat ini q masih hidup sendiri.Apakah mingkin ini penyebabnya,aakah hanya itu hingga bisa mempengaruhi perasaan hati ini,tapi harus bagaimana lagi kondisi pekerjaaan yang menuntutku untuk bekerja keras dan sebenarnya banyak waktu luang juga setelah pekerjaan selesai karena memang hanya B jam perhari aja aku kerja,sisanya ya longgar.Ada sich keinginan memngisi waktu senggang itu dengan usaha kecil-kecilan tetapi kalo aku jalankan sendiri ,aku sendiri nantinya yang kelabakan tetapi kalo harus membayar satu irang untuk dijakan karyawan ya mungkin belum berani soalnya ino hanya untuk sampingan saja.
Tetapi perasaan kekosongan ini hilang mana kal aku sedang berada alam lingkungan keluargaku yang penuh dengan canda dan kehangatan,dan mungkin tidak aku temukan ditempat keluarga adik bundaku disini.
Perasaanku leboh tenang saat aku keluar dari rumah om ku sendiri,dan tinggal di perumahan perusahaanku.atau mungkin karena dari awal aku sudah punya prinsip kalo memang sudah kerja aku akan mencoba untuk hidup lebih mandiri.Namun aku juga sangat berhutang dengan keluarga yang sudi menmpungku hingga aku menjadi sekarang ini,semoga keluarga Om ku selal mendapatkan rahmad dari Allah SWT dan dimudahkan rejekinya.
Ma'afkan keponakanmu yang akhir-akhir ini jarang pulang kerumah Om bukan karena aku lupa tetapi karena pekerjaanlah yang membat aku begini.Pekerjaan yang tidak ada libur memaksa aku harus pintar mengelola perasaan sendiri.Dan untuk om ku saya sangat berterimaksih selalu atas bantuannya.Dan semga Allah Membalas Kebaikan keluarga Om.Coretanku Blog's

Read more...

Lemahnya Hatiku Dimanfaatkannya

Selasa, 29 Juni 2010

Seroja kampung kecil yang sangat indah dengan hamparan sawah yang menghijau dengan padi yang terlihat mulai menguning dan berisi.Ada sebuah gadis kecil yang cantik dan manis yang sangat lucu disebuah keluarga kecil yang bahagia namanya Dilla.keharmonisan keluarga Dilla sangat diirikan oleh tetangga-tetangga dia memang keluarga Pak Sahid ayah Dilla memang dikenal sebagai keluarga yang baik walapun hidup mereka sederhana namun Pak Sahid selalu meenjadi terdepan dalam setiap acara dikampung,ya walaupun tidak bisa menyumbang dengan uang namun dia selalu membantu dengan tindakannya.Dilla kecil beranjak tumbuh menjadi seorang gadis cantik dan manis dengan sifatnya yang sederhana lemah lembut dan sangat ramah dengan setiap orang,namun kisah hidupnya ternyata menjadi berubah manakala sang Ayahnya meninggal mendadak tanpa mengalami sakit.Kini kebahagian yang tersirat dari raut muka Dilla sudah sangat jarang terlihat,yang terlihat hanyalah kesedihan,mungkin Dilla belum bisa menerima dengan apa yang telah terjadi dan mungkin dia sangat terpukul dengan kepergian sang ayahnya.Dilla yang dulu periang sekarang menjadi Dilla yang pemurung dan selalu menyendiri.
"Dilla kamu harus bisa merelakan kepergian ayahmu,ayolah kembali menjadi Dilla yang semangat Dilla yang periang seperti sebelumnya"ajak Fitri teman SMUnya.Dilla jangan kau larutkan hidupmu dalam kesedihan dan sadarlah dengan kamu melakukan hal begini ayahmu pasti ikut sedih dialam sana Ayolah Dilla kembalilah seperti dulu.Perjalananmu masih panjang masih banyak tantangan yang ada didepanmu.Setelah sebulan berlalu "Hai fitri sapa Dilla saat melihat Fitri sedang berada dikantin yang sedang istirahat siang.
Owh......hai Dilla,makan Dilla...? Terima kasih aku tadi sudah makan koq.Ada apa Dilla ngak gini ku mau cerita aja,mungkin ntar seminggu lagi aku dan ibuku akan pindah ke kota ya makanya ku kasih tau duluan kamu,takut ntar gak sempat lagi soalnya ini dadakan juga.
"Loh secepat itu memngnya ada apa koq pake pindah segala?tanya Fitri yang agak sedih karena mau berpisah dengan sahabatnya dari kecil itu.
"Ya sebenarnya sih aku ma ibu mau netap disini aja tetapi berhubung kakak sekarang sudah bekerja dan bisa membeli rumah makanya saya diajak pindah kesana,aku berat juga sich pisah dengan kamu tetapi ya harus gimana lagi."jawab Dilla.Ditengah asiknya mereka berdua ngobrol tiba-tiba terlihat seorang siswa yang yang sebelumnya belum pernah mereka lihat "dia....siapa Dill?Ya gak tau sepertinya baru kali ini ku juga lihat dia" jawab dilla,terus ibu kantin menyahut pembicaraandilla dengan Fitri
"owh... dia bernama Zain pindahan dari kota seberang,dia baru dua hari ini masuk sekolahan ini."hem gantengnya gerutu Fitri.Namun Dilla hanya tersenyum mendengar Fitri..
Sepulang sekolah secara tidak sengaja Dilla dan Zain bertemu dalam satu angkot.Eh kamu sekolah disini juga yah?"tanya Zain.
"iya.jawab Dilla singkat.
"kenalkan q Zain anak baru disini"
Oh q Dilla....pantesan q baru lihat kamu.
"Turun dimana..."tanya Zain
"Aku turun di Permata satu."
Okey salam kenal yah sahut Zain
"Iya sama-sama" Seminggu hampir berlalu dengan aliran waktu yang sangat cepat berlalu tibalah saat perpisahan Dilla yang akan berangkat ke Kota seberang untuk ikut dengan kakaknya.
"Hai fitri aku besok berangkat maafkan yah bila aku ada salah dan aku ucapkan terima kasih karena kamu selalu memberi semngat buat ku saat aku sedang terpuruk hingga aku bisa menemukan hidupku kembali"
"Dilla aku sangat kehianganmu Dilla,kamu sahabatku yang paling baik,kamu juga sahabatku yang paling mengerti aku"
"Iya aku juga Fitri,tapi harus gimana lagi "tapi tetapkan kita bisa berhubungan walau jauh"
Dan mungkin nanti kalo ada liburan aku juga akan kemari lagi"
Iya Hati-hati yah temanku baik-baik dikampung orang"Merekapun berpisah dengan air mata yang tak sanggup mereka tahan airmata persahabatan.Sebulan berlalu dengan cepat di sekolah baru Dilla menemukan teman-teman yang baru dan teman yang baik.Dilla yang cantik dan pendiam itu telah menarik hati seorang teman kelasnya yang bernama Aldy.Dan dengan berjalannya waktu mereka akhirnya pacaran karena Dilla melihat sosok aldy adalah orang yang baik,karen didepanya dia selalu sopan dan ramah tidak pernah berlaku kasar.Kisah mereka sangat bahagia hingga sampai saat kelulusan tiba Si Aldy melajutkan ke perguruan tinggi diluar karena memang dia termasuk keluarga yang berada sedangkan dilla sekarang fokus untuk mencari pekerjaan karena memang tidak memungkinkan untuk lanjut ke perguruan negeri.hubungan Dilla dengan Aldy masih berjalan baik walaupun mereka terpisah jarak.Aldy yang memang memiliki kesetiaan yang kuat sehingga dia bisa bertahan walupun dengan hubungan cinta jarak jauh namun sebaliknya Dilla menjadi berbeda sifat setelah dia bekerja,dia semakin menjauh dari Aldy,sungguh memnag berubah sifat Dilla yang sekarang.Dilla yang dulu pendiam,Dilla yang dulu ramah sopan kepada setiap orang kini hal itu menjadi berbeda dan tidak di temukan di Dilla yang sekarang.Dilla sekarang sering berfoya-foya,Dilla sekarang hanya seorang yang mengjar materi,dilla sekarang menjadi sangat sombong.Ntah kenapa Dilla bisa berubah 180 derajad dari Dilla yang Dulu.waktu berlalu dengan cepat tanpa terasa tiba saatnya kelulusan Aldy,dengan meraih gelar sarjana dari Luar Aldy pulang berniat menemui Dilla dan memberikan Surprise kepada Dilla kalo memang dia sudah lulus.namun Aldy terkejut bukan kepalang ..to be continue Caretanku Blog's

Read more...

Sampaikan Salamku Untuk Dia

Hari ini kamis saat pengumuman hasil ujian akhir nasional,ketegangan tersirat disemua raut muka teman-teman begitu juga didiriku,karena memang tahu ajaran yang ku lalui adalah sebagai tahun ajaran uji coba yang mana berhasil akan dilanjutkan tetapi bila gagal akan kembali ke sistem yang lama.Jam 09.00 pagi telah terlalui tak sadar sudah hampir 3 jam aku terduduk dalam kursi kayu ruang kelasku hanya untuk menunggu kata yang mungkin bisa membuat senang yang mendengarkan ataupun bisa menjadi derita yang tak terlupakan yaitu lulus atau tidak lulus.Ditengah ketegangan yang ku rasakan datanglah sang teman hatiku yang menghampiri diriku.Dia yang memberiku keyakinan dia yang selalu membuatku kuat untuk menghadapi persaingan di kelas hingga aku pun bisa menjadi sekarang.Dia bisa menjadi motivator dalam belajarku,dia bisa menjadi teman dan sahabat yang selalu ada.Terucap kalimat darinya yang tak pernah aku lupakan."Yakinlah atas dirimu karena dengan kau yakin semua akan lancar dan mudah".Setengah jam berlalu akhirnya wali kelasku datang dan membagikan hasil ujian sekolah dan terkejutnya aku saat namaku disebut untuk menerima hadiah yaitu peringkat pertama.Dan aku dinyatakan lulus dengan hasil yang baik,saat itu juga perasaan yang tadi tertekan seketika itu lebur menjadi kebahagiaan karena ini hadiahku untuk orang tuaku.Aku lari keluar kelas untuk mendatangi Bapakku yang setia menunggu di luar kelas,aku memeluk erat dia sambil meneteskan air mata bahagia,inilah kebahagian dan kepuasaan tersendiri dan inilah hadiahku untuk dirinya,yang selama ini telah membiayaiku mencarikan biaya dengan keringat yang banyak keluar.Dan aku bangga memiliki Bapak seperti dia yang tegas,keras dan demokrasi.Barulah sekarang aku bisa merasakan hasil didikan wahai Bapakku terima kasih.Namun ditengah kebahagian itu aku juga merasakan akan kehilangan orang yang aku sayang karena harus berpisah tepat.Tetapi semoga kita bisa tetap menjadi sahabat walaupun jauh.Setahun sudah berlalu begitu cepat dan tak terasa kini sekarang aku telah bekerja dan telah bisa mencukupi kebutuhan hidupku sendiri.Ya Allah terima kasih atas nikmat yang telah Engkau berikan ini,dan jadikanlah karunia ini bisa bermanfaat bagi diriku khususnya dan orang laen pada umumnya.Dan sampaikan salamku ini untuk dia Ya Allah.

Read more...

Jodohku Adalah Cerminan Hatiku

Senin, 28 Juni 2010

Pagi ini udara terasa agak berbeda dengan hari-hari yang berlalu duluan,ku rasakan dingin dan segar hingga menyegarkan rongga tenggorokan ini.Dingin yang diciptakannya membuat perasaan ini menjadi tenang dan kesegarannya membuat semangat yang lain di dalam hidup ini.
Namun terkadang aku masih bingung untuk menanggapi sebuah pertanyaan yang pernah terlontar dari seorang temanku yang menggapi pendapatku dulu?
"Bagaimana Bisa Jodoh Kau Dapat Bila Tanpa Pacaran?"
Memang mencari sebuah jodoh itu susah-susah gampang tapi apakah kita harus melewati dengan sebuah "pacaran".Terus aku tanya balik ke temanku terus apa sich makna sebuah pacaran?. Jawabnya ya sebuah perkenalan donk.Okey namun coba kau lihat bagaimana tradisi sebuah perkenalan atau memahami sifat paasangan dengan jalan pacaran,apa yang kau lihat disana? Tanyaku balik.Ya seperti kebanyakan yang kau lihat juga penuh canda,jalan kesana kemari berdua ya sepertinya dunia terasa milik berdualah jawab temanku.Aku hanya bisa tersenyum menanggapi pernyataan temanku tersebut.Terus apakah bisa itu dikatakan jodoh kita?bisa juga ya bisa juga gak.Atau mungkin itu merupakan bentuk usaha kita dalam mencari sebuah jodoh.Sebenarnya Jodoh,rejeki,dan kematian adalah rahasia Allah kita tidak akan tau siapa jodoh kita.mungkin saja ada orang yang hanya berpapasan dan tanpa disengaja bertabrakan dan di kemudian hari bertemu dan akhirnya menikah itu lah jalan yang telah di atur Oleh Allah SWT.oleh karena itu pasrahkan saja kepda Dia jodoh kita,dan kalo pung mau memiliki jodoh yang baik yang ini dan itu,cobalah lihat hatimu,bagaimana sesungguhnya hatimu,apakah baik atau masihh menyimpan hal-hal yang jahat.karena sesugguhnya hatimu adalah gambaran dari jodohmu.
karena wanita yang baik adalah untuk lelaki yang baik pula.Dan pasti wanita yang soleha pasti berdoa agar mendapatkan laki-laki yang soleh juga dan sebaliknya laki-laki yang soleh pasti akan berdoa supaya mendapatkan wanita yang soleha.Oleh karena itu berusahalah menemukan jodohmu ditempat yang baik.
Yakinlah setiap orang pasti akan ada jodohnya masing2.Karena Allah menciptakan makhluknya berpasang-pasangan.Dan nikahilah seseorang karena agamanya yang baik Insya'allah keberuntungan berada dalam kedua tangan teman-teman sekalian
Amiin Ya Robal Alamin. Berbagi Dengan Apa Yang Kita Miliki Tidak Akan Membuat Kita Jatuh Miskin

Read more...

Indahnya Hidup Bila Bersama

Sabtu, 26 Juni 2010

jaman sekarang pola hidup manusia sudah berubah drastis karena semakin canngih belanja aja bisa dari rumah,namun terkadang kemudahan itulah yang menyebabkan suatu gaya hidup yang dulu ramai sedikit demi sedikit mulai terkikis bahkan kepercayaan sekarang berubah menjadi kewaspadaan dan ketidakpercayan terhadap diri seseorang,karena saking individualistis.namun ha ini idak ditemukan dalam lingkungan yang saya diami kami masih sangat menjunjung nilai sosial dan sebagai manusia pasti tergantung dengan orang lain.Ya inilah hal yang tercermin saat kami berkumpul untuk nonton bola langsung.Berbagi Dengan Apa Yang Kita Miliki Tidak Akan Membuat Kita Jatuh Miskin

Read more...

  © Blogger template Noblarum by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP